Untuk menjawab tentang apa dan bagaimana kehidupan selanjutnya, 1. Science gak bisa digunakan, 2. Filsafat hanya mengira ira yang gak bisa dicek-ricek spekulasinya.. Pilihannya hanya mengkaji 1. Sejumlah orang mengaku pencipta realitas ini, 2. Sejumlah orang mengaku sebagai utusan dari pencipta multivers ini 3. Sejumlah buku/kitab yang mengaku sebagai informasi/pesan-pesan dari sang pencipta jagat ini. Dan.. Kita lahir, dan yang bisa kita kaji hanyalah *kitab suci* Itupun kita perlu belajar bahasa, sejarah, dst. catatan : kalau suatu " kitab " telah 1. Banyak versi 2. Gak ada manuskrip 3. Gak orisinil,, Dah gak layak dikaji,, Dan kayaknya cuma quran : yang layak dikaji.
ngawu-awu menurut terjemah jawa-indonesia bermakna selalu menanyakan asal-usulnya