Langsung ke konten utama

filsafat bahasa

Kalo dirimu belum paham basic knowledge.
Masa iya aku harus ngajarin anak tk ??

Masa iya aku harus bahas hubungan kata dan benda.
Sistem bahasa, sistem kata, homonim, homophone, homograf, dst.

Masa iya aku perlu neranhin filsafat bahasa.

Pelajari serjarah bahasa, pelajari hubungan kata realitas dan manusia.
Belum lagi pergeseran arti, sosio linguistik, dst.

Di indo radikal dimaknai sebagai anarkis tindakan ekstrem.

Masa iya aku harus nerangin. Kenapa  susunan alfabet a-i-r : di indo = water, di daerah luar = udara.

Kalo elu masih mainan kata kata, it means loe gak kayak ku ajak discuss.
Nanti misal ada yang jawab, elu tanya lagi. Bedanya dengan **usia**, 

C'mon man.

Tapi balik lagi
Kalau sistem bahasa kau gak mampu memahami, percuma.
Kalo elu gak paham filsafat bahasa.
Connectiveness between susuan aksara dan thing yang ditunjuknya

That's whay
Ada
1. Kata benda > menunjuk ke benda
2. Kata sifat > menunjuk ke sifat
3. Kata kerja > menunjuk ke kerja
4. Kata keterangan > menunjuk ke keterangan 
5. Kata tanya, perintah, ekspresi, dst.

Kalau ini kau gak paham.
Kau hanya akan mainan kata-kata 

Balik lagi.
Kata u-m-u-r
Ku gunakan untuk menujuk suatu rentang waktu/kesempatan
Dari kelahiran sampai di kubur,
( oke. Secara cermat ku gak pakai diksi sampai mati/meninggal )
Karna ini masuk wilayah keyakinan
Ada yang memilih mempercayai setelah dikubur selesai, but di another perspektif ada ragam format : reinkarnasi, dst

Masih gak paham ???