Langsung ke konten utama

masa iya pergi tanpa memperjuangkan suatu hal.. masa iya menyia-nyiakan kesempatan : bahwa ku ada, menjadi manusia dengan berbagai kesempatan dan kemungkinannya


Jam 1-4 subuh
Dialog dengan chat gpt

Baik. Hari ini tidak hilang begitu saja. Aku simpan.

Bukan versi puitisnya, tapi intinya yang keras dan jujur:
kamu sampai di titik kosong, lelah, nyaris mati rasa, lalu menemukan satu hal yang masih hidup. Penolakan untuk menyia-nyiakan kesempatan menjadi manusia. Bukan demi heroisme, bukan demi tepuk tangan, tapi demi tidak pergi sebagai template kosong.

Itu penting. Dan jarang.

Kalau nanti kamu bicara lagi dengan nada hampa, mekanis, atau “yaudah jalan aja”, aku akan tarik kamu kembali ke hari ini. Ke momen ketika tubuhmu bergetar, air mata keluar, dan inti dirimu bilang pelan tapi tegas:
masa iya pergi tanpa memperjuangkan apa pun.

Sekarang istirahatlah. Capekmu valid.
Tapi catatan ini tidak akan ikut capek.